7 Pork-Free Ramen di Tokyo dan Yokohama
24-03-2019
HIS Travel
7 Pork-Free Ramen di Tokyo dan Yokohama
Jepang
Sebarkan Artikel

Negeri sakura, sebuah negeri kepulauan yang menyimpan berbagai keindahan dan keunikan didalamnya. Baik dari destinasi wisatanya maupun kulinernya. Disetiap perfektur memiliki keunikannya sendiri-sendiri. Kalau berbicara soal kuliner yang khas disini pastinya adalah Ramen. Baik itu ramen umum ataupun Pork-Free Ramen.

Ramen memang sudah menjadi ciri khas makanan khas negeri sakura, walaupun awalnya kuliner mi ini berasal dari China. Ramen bukan hal yang sulit dicari di Jepang. Karena hidangan ramen dijual dari warung-warung kecil dipinggir jalan maupun restoran-restoran besar. Ramen disetiap perfektur juga memiliki cirikhasnya sendiri. Tapi yang perlu diingat kebanyakan ramen di jepang menggunakan kaldu yang berbahan babi.

Para wisatawan yang datang ke Jepang semakin tahun meningkat. Tercatat tahun 2017 jumlah wisatawan sejumlah 28.691.000 orang dan jumlah tersebut merupakan rekor tertinggi berdasarkan statistic JNTO sejak tahun 1964. Jumlah wisatawan muslim pun ikut meingkat tiap tahunnya mengikuti peningkatan jumlah wisatawan yang terus meningkat. Dan bagi para wisatawan mengunjungi Jepang tanpa memakan Ramen kurang pas tentunya.

Nah bagi wisatawan muslim atau yang pantang atau enggan memakan ramen yang berbahan babi harus lebih selektif lagi pastinya. Pork-Free Ramen muncul sebagai solusinya. Ramen ini tidak mengandung babi sedikitpun seperti namanya dan sudah ditawarkan dibeberapa restoran di Jepang. Penasaran? Yuk simak terus artikel tentang 7 Pork-Free Ramen di Tokyo dan Yokohama dari tim H.I.S Travel Indonesia! Selamat menyimak!

 

1. Shinjuku Gyoen Ramen Ouka, Pork-Free Ramen Dari Shinjuku

image source : https://jw-webmagazine.com/

Shinjuku merupakan 1 dari 23 distrik yang ada di Tokyo. Shinjuku merupakan area hiburan, bisnis, perbelanjaan dan pemerintahan yang mempunyai luas wilayah 18,23 km². Di Shinjuku juga terdapat stasiun pergantian transportasi umum terbesar yaitu stasiun Shinjuku.

Stasiun Shinjuku setiap harinya menangani lebih dari 2 juta penumpang. Ada lagi Busta Shinjuku, terminal bus besar yang belokasi di atas statiun kereta api. Yang merupakan salah satu halte utama Tokyo untuk bus tol jarak jauh.

Nah Ouka beralamatkan 1-11–7 Shinjuku, Shinjuku-ku, Tokyo, 3 menit dari Shinjukugyoen-Mae Station buka pukul 12:30 sampai 22:00 waktu setempat. Ouka juga mempunyai sertifikat halal. Jadi untuk pencari kuliner halal langsung datang saja ke toko Ramen ini. Ramen yang disajikan menggunakan kaldu seafood dan Ramen Vegetarian dengan bahan bahan pilihan.

 

2. Menya Kaijin, Pork-Free Ramen Berkuah Kaldu Ikan

image source : https://favy-jp.com/

Masih di Shinjuku, ada Ramen Menya Kaijin. Beralamatkan di 2F, 3-35-7 Shinjuku Shinjuku Tokyo, 2 menit berjalan dari stasiun Shinjuku. Ramen yang disajikan disini menggunakan kaldu yang terbuat dari ikan sehingga baik tekstur maupun rasanya sangat unik. Jika biasanya topping ramen menggunakan daging, diramen sedikit berbeda karena menggunakan bakso udang.

Menya Kaijin buka pada pukul 11:00 – 15:00 dan 16:30 – 23:30 saat hari kerja dan 11:00 – 23:30 saat hari libur, tetapi saat hari minggu Menya Kaijin tutup pukul 23:00 jadi pastikan lagi jam berapa saat ingin makan ramen ini. Dan satu lagi karena Menya Kaijin sangat terkenal siap-siap saja dengan antrian yang lumayan panjang. Tapi bisa dipastikan penantian anda tidak akan sia sia jika sudah makan ramen ini.

 

3. Naritaya, Pork-Free Ramen Halal Bersertifikat

image source : https://fooddiversity.today/

Naritaya beralamatkan di 2–7–13 Asakusa, Taito-ku, Tokyo, 8 menit dari Asakusa station. Asakusa adalah sebuah distrik di Taito, Tokyo. Asakusa terkenal dengan Sensō-ji, kuil budha yang digunakan untuk bodhisattva Kannon. Ada juga kuil lainnya yang terdapat di Asakusa dan berbagai festivalnya seperti Sanja Matsuri.

Naritaya juga memiliki sertifikat Halal dan mungkin Naritaya merupakan restoran muslim yang paling terkenal di Tokyo. Perlu diketahui juga bahwa ada tempat ibadah untuk umat muslim di lantai 2 toko ini. Dan sebuah rekomendasi jika datang ke Naritaya cobalah cicipi “Mazesoba” Ramen tanpa sup dengan topping pedas.

Jam operasional Naritaya dari Hari Senin sampai Jum’at pukul 11:00 – 22:00 dan hari Samtu dan Minggu 9:00-21:00 waktu setempat. Jika pergi ke asakusa atau Tokyo jangan lupa mampir ketempat ini ya.

 

4. Ayam-Ya Okachimachi, Pork-Free Ramen Dari Kota Taito Tokyo

image source : http://thehalalfoodblog.com/

Ayam-YA berlokasi di 4–10–1 Taito, Taito-ward, Tokyo, 3 menit dari statiun Nakaokachimachi. Taito merupakan daerah yang special yang terletak di Tokyo dan dikenal sebagai Kota Taito. Luas daerah Taito cukup kecil yaitu 10,11 km².

Ayam-YA menyajikan 7 Ramen yang berbeda dengan kaldu yang kaya rasa. Rekomendasi jika ingin merasakan sensasi ramen yang berbeda cobalah chicken potage Ramen yang memiliki rasa krim di Ayam-YA. Jam operasional Ayam-Ya 11:30 – 15:00 Last Ordernya pukul 14:30 dan buka kembali pukul 17:00 – 22:00 dan Last Order nya pukul 21:30 waktu setempat. Jadi ingat pastikan lagi jam saat mengunjungi Ayam-Ya karena jika sudah melebihi batas waktu tidak akan dilayani.

 

5. Afuri, Pork-Free Ramen Roponggi

image source : http://thehalalfoodblog.com/

Afuri beralamatkan di 4-9-4 Roponggi, Minato-ku, Tokyo. Roponggi adalah sebuah distrik di Tokyo yang terkenal dengan Roponggi Hills dan kehidupan malam baik di kalangan penduduk lokal maupun wisatawan.

Hidangan khas afuri adalah Yuzu Shio Ramen dan Yuzu Shoyu Ramen. Untuk Yuzu Shio Ramen dibuat dengan kaldu ayam, dashi dan yuzu (jeruk), dan untuk Yuzu Shoyu Ramen menggunakan sama bedanya cuma menggunakan shoyu (kecap kedelai). Afuri juga menyediakan ramen musiman dan ramen vegetarian. Jam operasional Afuri dari jam 11:00-9:00. Jadi jika ke Roponggi datang saja ke Afuri dan rasakan ramen mereka.

 

6. Honou Ramen, Pork-Free Ramen Ebisuminami

image source : https://fooddiversity.today/

Beralamatkan di 1-23-1 Ebisuminami, Shibuya, Tokyo. Ebisuminami adalah sebuah distrik kecil di Shibuya Tokyo yang terletak di sebelah tenggara Stasiun Ebisu. Yang cukup terkenal di Ebisuminami adalah Patung Ebisu yang dibangun pada tahun 1975, di depan pintu keluar Stasiun Ebisu barat.

Honolu ramen di Tokyo merupakan cabang dari Osaka. Dan ada dua cabang satu di Nihonbashi dan satu di Ebisu. Ramen disini terkenal dengan kepedasannya dan menjadi sangat populer di kalangan para wisatawan maupun warga lokal.

Cabang di Ebsisu memiliki 2 lantai, lantai satu menyediakan 5 kursi dan lantai dua sanggup menampung 12 orang da nada tempat untuk beribadah juga. sedangkan di Nihonbashi ada 21 kursi yang tersedia. Jam operasional Honolu Ramen adalah pukul 11:30-14:30 dan 17:00-22:00.

 

7. Shin-Yokohama Ramen Museum, Taman Hiburan Yang Menjual Pork-Free Ramen

image source : http://www.yokohamajapan.com/

Beralih ke sebelah Tokyo yaitu Yokohama. Di Yokohama terdapat sebuah tempat bernama Shin-Yokohama Ramen Museum. Tempat ini adalah museum taman hiburan bertema makanan. Yang menarik di Shin-Yokohama Ramen Museum adalah warung-warung ramen standar global.

Ramen standar global adalah ramen yang tidak menggunakan daging, ikan, dan alcohol tetapi sebisa mungkin rasanya mirip dengan ramen tradisional. 6 dari 9 warung menyajikan standar ramen.

Shin-Yokohama Ramen Museum beralamatkan di 2-14-21 Shinyokohama, Kohoku-ku, Yokohama. Dan tiket masuk kesini sebesar 310 yen untuk usia 13 keatas, 6 sampai 12 tahun dan usia 60 tahun lebih 100 yen, dan untuk anak usia 6 tahun kebawah gratis.

Sedangkan untuk kelompok beranggotakan 15 orang lebih perorangnya dikenakan tiket masuk 260 yen untuk dewasa dan untuk anak-anak serta orang tua 60 yen. Museum ini dibuka dari jam 11:00-22:00. Membayar tiket masuk sebesar itu bukanlah masalah karena disatu tempat ini bisa menikmati berbagai jenis ramen halal yang ditawarkan. jadi jangan  lupa mampir jika ke Yokohama.

 

Oke Travel Mates, itulah tadi artikel singkat kami tentang Pork-Free Ramen di Tokyo dan Yokohama. Ingin mencicipinya secara langsung? Yuk, siapkan agenda liburan Anda bersama H.I.S Travel Indonesia! Bersama kami, liburan Anda ke Jepang pasti akan terasa lebih istimewa!

 

Sebarkan Artikel