5 Destinasi Sejarah Eropa Bernuansa Islami
01-09-2019
HIS Travel
5 Destinasi Sejarah Eropa Bernuansa Islami
People & Culture
Sebarkan Artikel

Dengan banyaknya negara yang luar biasa di benua Eropa, mulai dari kekayaan budaya, sejarah dan arkitekturnya yang luar biasa, membuat kebanyakan para traveller kebingungan kalau harus memilih negara mana yang akan dikunjungi. Tetapi sebelum memilih dan menetapkan jadwal liburan ke Eropa ada baiknya memikirkan dengan matang negara mana yang akan kita kunjungi. Terlebih, bila Anda memang sedang ingin mengunjungi destinasi sejarah Eropa bernuansa Islami.

Menikmati Eropa menjadi impian banyak orang di dunia, karena memang Eropa memiliki daya tarik tersendiri yang tidak pernah ada habisnya. Tapi menikmati Eropa bukan hanya soal Menara Eiffel atau Colosseum Roma loh, di Eropa ternyata kita juga bisa menambah pengetahuan religi.

Mau tau apa saja tempat yang bisa kita kunjungi untuk menambah wawasan pengetahuan Islam kita? Berikut ini beberapa tempat Destinasi Sejarah Eropa Bernuansa Islami yang dapat direkomendasikan oleh H.I.S Travel Indonesia. Selamat menyimak!

 

1. Mesjid Cordoba Sebagai Masjid Terbesar dan Termegah di Spanyol Yang Juga Merupakan Destinasi Sejarah Eropa Bernuansa Islami

image source : https://lifestyle.okezone.com/

Masjid yang dalam bahasa Spanyol disebut Mezquita ini, merupakan salah satu bangunan sejarah yang sangat penting dan mampu bertahan hingga saat ini. Masjid ini merupakan masjid terbesar di Andalusia, dan bahkan di seluruh Eropa. Namun Masjid yang pernah menjadi kebanggaan umat Islam itu sekarang sudah menjadi katedral.

Para Khalifah pada masa itu memang memberikan perhatian lebih terhadap Mesjid Cordoba. Sejak awal pembangunannya pada tahun 786 M oleh Abdurrahman ad-Dakhil, Masjid ini selalu diberikan penyempurnaan demi penyempurnaan hingga menjadi bangunan yang sangat indah, seperti yang bisa kita lihat sekarang ini.

Salah satu bagian yang menjadi sangat menarik dari Masjid ini adalah keindahan Mihrabnya, ini bisa dilihat dari ukiran-ukiran dengan teknik tinggi serta terdapat mozaik yang dilapisi dengan emas. Di bagian ujungnya terdapat lapisan marmer yang dihiasi dengan emas, lazuardi serta warna-warna lainnya.

Selain sebagai tempat ibadah, Masjid Cordoba juga berfungsi sebagai universitas, bahkan universitas ini bisa dikatakan sebagi markas ilmu di Eropa. Karena dari universitas ini ilmu-ilmu Arab ditransfer ke Eropa selama berabad-abad.

 

2. Melihat wajah Islam Di Musee Du Louvre, Destinasi Sejarah Eropa Bernuansa Islami Yang Cukup Menarik Untuk Dikunjungi

image source : https://www.sortiraparis.com/

Paris memang memiliki banyak sekali bangunan yang sangat menarik untuk dikunjungi. Jika para pembaca ingin megunjungi Paris, maka jangan sampai melewatkan untuk mengunjungi Museum Louvre. Museum ini terletak di tepi Sungai Seine, Arondisemen pertama di Paris.

Selain menyimpan karya seni dari seniman kenamaan di Eropa, Museum Louvre juga menyimpan benda-benda peninggalan sejarah peradaban Islam. Peninggalan tersebut disimpan di ruangan khusus yang diberi nama Islamic Art Department. Di Islamic Art Department ini terdapat banyak sekali jenis benda yang menggambarkan sejarah peninggalan Islam.

Uniknya lagi, Peninggalan sejarah tersebut dikelompokkan dalam empat bagian berdasar periodenya. Bagian yang pertama merupakan periode abad ke-7 M hingga abad ke-11 M, abad ke-11 hingga pertengahan abad ke-13, abad ke-13 hingga abad ke-16, dan abad ke-16 M hingga abad ke-18 M.

 

3. Museum of Greek Folk Art, Destinasi Sejarah Eropa Bernuansa Islami Yang Berbentuk Museum Penyimpan Benda Peninggalan Sejarah Islam

image source : https://www.gtp.gr/

Sepanjang tahun 1460 hingga tahun 1687 Turki Utsmani pernah menguasai di Yunani, Parthenon (kuil terkenal yang dibangun untuk Dewi Athena dan berlokasi di Acropolis) yang kemudian beralih fungsi menjadi masjid.

Jejak Islami di Yunani juga dapat ditelusuri di museum-museum yang menampilkan peninggalan sejarah selama kurun waktu 13 abad dan berfokus pada peran Islam dalam dunia Mediterania. Museum of Greek Folk Art yang menempati Tzistarakis Mosque (satu-satunya peninggalan masjid di Yunani) juga wajib Anda kunjungi.

 

4. Masjid Sehitlik, Masjid Tertua di Jerman Yang Juga Layak Untuk Digelari Destinasi Sejarah Eropa Bernuansa Islami

image source : https://foto.tempo.co/

Pada abad ke-18 Masehi, Kehilafahan Turki Usmani tercatat sebagai sebuah kerajaan terbesar di dunia. Wilayahnya mencakup 2/3 dunia yaitu terbentang dari Afrika, Timur Tengah, hingga daratan Eropa. Untuk itu sebagai sebuah kerajaan yang berpengaruh di dunia, Turki Usmani disegani kerajaan-kerajaan di Eropa.

Seiring bertambahnya jumlah etnis Turki yang menetap di Jerman, pada tahun 1983, dibangun sebuah masjid yang diberi nama Berlin Turk Sehitlik Camii. Namun, masjid ini lebih dikenal dengan nama Masjid Sehitlik. Masjid yang memiliki nilai sejarah yang cukup panjang, dan  tercatat sebagai Masjid umat Islam tertua di Jerman.

Masjid ini sendiri terletak di Jalan Columbiadamm, daerah Tempelhof, di tengah-tengah Kota Berlin. Masjid Sehitlik berdiri dengan kubah besar serta dua menara lancip yang menjadikannya sebagai ciri khas mesjid ini.

 

5. Istana Alhambra, Warisan Kejayaan Islam Pada Masa Silam, Salah Satu Destinasi Sejarah Eropa Bernuansa Islami Yang Dikagumi Banyak Orang

image source : https://travel.tempo.co/

Istana Alhambra merupakan istana yang didirikan oleh kerajaan Bani Ahmar yang berasal dari daerah Afrika Utara. Bani Ahmar merupakan penguasa kerajaan Islam terakhir yang berkuasa di Andalusia (Spanyol). Istana ini terletak di bukit La Sabica, Granada, Spanyol. Yang menjadi saksi bisu serta bukti sejarah bahwa Islam pernah mencapai puncak kejayaan di Andalusia (Spanyol).

Nama Alhambra sendiri berasal dari bahasa Arab, hamra’, yang berarti “merah”. Dinamakan demikian karena bangunan Istana Alhambra banyak dihiasi ubin-ubin dan bata-bata berwarna merah dan juga penghias dinding yang agak kemerah-merahan dengan keramik yang sangat kental dengan nuansa seni Islaminya, di samping marmer-marmer yang putih dan indah.

Selain itu, istana merah ini juga dikelilingi oleh benteng dengan plesteran yang kemerah-merahan. Dan yang lebih unik lagi adalah pada bagian luar dan dalam istana ini ditopang oleh pilar-pilar panjang sebagai penyangga sekaligus penghias istana Alhambra. Dinding luar dan dalam istana juga banyak dihiasi oleh tulisan-tulisan kaligrafi dengan ukiran khas yang sulit dicari tandingannya hingga saat ini.

 

Sudah bisa menentukan destinasi yang akan Travel Mates kunjungi? Bila memerlukan bantuan ataupun konsultasi wisata, jangan ragu untuk menghubungi H.I.S Travel Indonesia ya Travel Mates! Ingin info lebih lengkap tentang destinasi sejarah Eropa bernuansa Islami? Tanyakan langsung saja! Bersama kami, perjalanan liburan pasti terasa lebih nyaman! Sampai jumpa lagi!

Sebarkan Artikel