Liburan Musim Panas ke Destinasi Bebas Visa
28-06-2019
HIS Travel
Liburan Musim Panas ke Destinasi Bebas Visa
City Travel
Sebarkan Artikel

Buat Travel Mates yang suka traveling, kadang rasanya males banget ke luar negeri karean harus mengurus ini itu. Khususnya karena ribet pengurusan visanya. Selain harus membayar visa yang cukup mahal, kita juga harus menghabiskan waktu. Bahkan tidak jarang pengajuan visa ditolak oleh negara yang ingin kita kunjungi. Dan faktanya saat ini traveler asal Indonesia hanya bisa mengunjungi 59 negara tanpa visa (termasuk visa on arrival) yang membuat pilihan tujuan negara kita pun akhirnya begitu terbatas. Jika kita bandingkan dengan Singapura, dengan status pemilik paspor terkuat saat ini, pemegangnya bisa masuk ke 159 negara di duni! Bikin iri ya, Travel Mates?

Dan bagi Travel Mates yang dari dulu mimpi banget bisa liburan musim panas di negara yang ingin kamu kunjungi dan tanpa visa, tentu bukan perkara yang mudah. Namun jangan patah arang terlebih dahulu, Travel Mates. Karena ada beberapa negara yang memiliki musim panas yang indah dan tentunya bisa kamu datangi tanpa visa. Walaupun tidak banyak, setidaknya masih ada nih, Travel Mates. Berikut referensi negara-negara bebas visa yang bisa kamu datangi untuk menikmati musim panas. Yuk simak di bawah ini!

1. Sabah, Malaysia
Sabah, tepatnya di Tunku Abdul Rahman Marine Park, merupakan destinasi favorit bagi banyak pelancong untuk menikimati liburan musim panas. Dengan area seluas 4.929 hektar yang terdiri atas 5 pulau besar dan hanya berjarak sekitar 3 Km dari Kota Kinabalu, taman laut ini adalah tempat yang tepat bagi Anda yang ingin liburan ke negara tetangga dengan pantai dan alam bawah laut yang cantik. Selain beach hopping, snorkeling, dan diving, menaiki puncak-puncak bukitnya untuk menikmati lansekap alam yang indah menjadi pilihan aktivitas seru lainnya yang bisa dilakukan di sana.

2. Jeju, Korea Selatan
Ya, Anda tidak salah baca. Jika Anda belum tahu, Jeju adalah satu-satunya, setidaknya hingga saat ini, daerah di Korea Selatan yang memberikan fasilitas bebas visa bagi WNI. Namun karena tidak ada penerbangan langsung ke sana, Anda harus mencari penerbangan transit terdekat yang juga bebas visa, Hong Kong misalnya. Di pulau ini, Anda bisa menikmati pantai-pantainya yang cantik, mendaki perbukitan Oreums, atau pun pegunungan Halla. Jika Anda tak keberatan untuk mengurus visa Korea Selatan, Anda bisa sekaligus menikmati liburan musim panas di kota lain di negara ini, Anda juga bisa membaca panduan liburan musim panas di Korea Selatan ini.

3. Maladewa
Jika Anda adalah pencinta olahraga diving dan ingin berenang bersama sekumpulan hiu paus dan pari manta, maka periode musim panas di Maladewa adalah waktu terbaiknya, terutama di bulan Juli-Agustus. Seperti halnya dengan Jepang, banyak hotel yang menawarkan tarif penginapan yang lebih rendah di periode musim panas jika dibandingkan dengan musim lainnya. Tak suka diving dan hanya ingin menikmati pemandangan yang menyegarkan mata? Hampir semua pantai dan pulau di Maladewa menawarkan hal ini.

4. Jepang
Dibandingkan dengan periode musim semi atau pun musim gugur, Jepang relatif lebih sepi saat musim panas. Bahkan, mayoritas hotel memberikan diskon khusus pada periode ini. Beragam aktivitas seru bisa Anda lakukan saat musim panas di Jepang, Anda bisa mengunjungi pantai-pantai yang ada di daerah Okinawa, hiking ke Gunung Fuji, diving di Yakushima atau Izu Peninsula, menyaksikan meriahnya pesta kembang api di Sumida River Firework Display di Tokyo, atau menikmati festival Gion Matsuri di Kyoto.

5. Armenia
Anda bisa memulai perjalanan dari Yerevan (ibu kota Armenia), yang merupakan kota paling kuno di dunia. Lalu, Anda dapat berkunjung ke Geghard yang merupakan biara peninggalan zaman Medieval yang masuk dalam daftar UNESCO World Heritage Site dan Khor Virap, sebuah biara di kaki Gunung Arafat yang sering dijadikan lokasi ziarah. Lengkapi kunjungan di Armenia dengan mencoba Wings of Tatev yang tercantum di Guinness Book World of Record sebagai kereta gantung terpanjang di dunia. WNI mendapatkan fasilitas Visa on Arrival (VOA) hingga 120 hari di Armenia.

Sebarkan Artikel