Macam-Macam Cemilan Manis di Kyoto
07-04-2020
HIS Travel
Macam-Macam Cemilan Manis di Kyoto
Jepang
Sebarkan Artikel

Berwisata ke Jepang tentu saja kurang pas apabila tidak berkunjung ke Kyoto. Kota yang memiliki banyak kuil tradisional Jepang dan terkenal karena kota-kota bernuansa kuno ini sangat diminati oleh wisatawan dalam negeri dan mancanegara. Banyak sekali hal-hal menarik yang dapat dilakukan di Kyoto seperti ikut upacara minum teh, melihat geisha, berkunjung ke kuil-kuil kuno, dan lain sebagainya.

Kyoto juga dikenal sebagai kota yang memiliki berbagai jenis restoran tradisional Jepang. Selain itu, banyak sekali cemilan manis khas Jepang yang Travel Mates tidak boleh lewatkan di Kyoto. Yuk simak 7 macam cemilan manis di Kyoto yang akan dibahas berikut ini.

1. Kuzu Mochi

Sumber: commons.wikimedia.org

Kuzu mochi merupakan mochi khas Jepang yang diolah dari tepung kuzu. Tepung kuzu berasal dari akar tanaman yang bernama kuzu. Jenis mochi ini memiliki tekstur yang lebih mirip agar-agar dan tidak kenyal seperti mochi pada umumnya.

Di Kyoto, Kuzu mochi disajikan di atas es batu dan dimakan dengan taburan tepung kinako dan madu hitam yang dikenal dengan nama kuromitsu. Kuzu mochi cocok dimakan ketika musim panas. Selain itu, tepung kuzu juga memiliki khasiat yang baik untuk pencernaan dan aman untuk dikonsumsi oleh siapa saja.

2. Warabi Mochi

Sumber: flickr

Warabi mochi terbuat dari tepung tapioka yang dikenal sebagai Bracken starch. Jenis mochi ini mirip sekali dengan mochi warna-warni yang biasa Travel Mates temukan di Indonesia. Teksturnya pun kenyal seperti mochi yang terbuat dari tepung beras.

Sama dengan kuzu mochi, warabi mochi dimakan ketika musim panas. Disajikan dengan taburan tepung kinano dan kuromitsu, warabi mochi dapat ditemukan hampir di seluruh kota di Jepang. Namun demikian, keunikan warabi mochi yang ada di Kyoto terletak pada taburan yang digunakan. Travel Mates dapat mencicipi warabi mochi dengan taburan bubuk matcha asli Kyoto.

3. Yatsuhashi

 

 


 

3. Yatsuhashi

Sumber: pinterest

Yatsuhashi mochi adalah salah satu cemilan manis tradisional Kyoto. Cemilan ini terdiri dari kulit bertekstur lembut yang terbuat dari campuran tepung beras, gula, dan kayu manis. Di dalamnya terdapat kacang merah tumbuk yang manis. Rasanya mirip kue mochi isi kacang merah. Yang berbeda hanyalah bentuknya. Apa bila mochi berbentuk bulat, maka yatsuhashi berbentuk segitiga pipih. Rasanya yang manis cocok sekali dijadikan cemilan ketika minum matcha asli Kyoto dengan cita rasa pahit yang kuat.

Dianggap sebagai cemilan khas Kyoto, Travel Mates dapat menemukan yatsuhashi di banyak sekali toko oleh-oleh di Kyoto. Harganya pun tidak terlalu mahal, Travel Mates dapat membeli 1 box berisi 10 yatsuhashi dengan harga kurang dari 1,000 yen.
 

4. Matcha Langue De Chat

 

Sumber: wow-j.com

Dikenal sebagai kota yang masih menjaga sisi tradisional Jepang tidak membuat Kyoto kehilangan sisi modern. Kemampuan Kyoto mencampurkan hal tradisional dengan modern merupakan salah satu hal yang menambah pesona kota ini dimata para wisatawan. Salah satu contohnya dapat dilihat dari kepopuleran langue de chat.

Langue de chat merupakan biskuit coklat tipis khas Perancis yang juga dikenal sebagai cat’s tongue. Sebagai kota yang terkenal karena produksi matcha maka langue de chat yang ada di Kyoto tentu saja dibuat dengan matcha. Matcha langue de chat biasa dinikmati sebagai cemilan untuk minum teh matcha. Jenis langue de chat paling terkenal di Kyoto adalah Cha no Ka langue de chat yang diproduksi “Malebranche” menggunakan Uji matcha.

Travel Mates juga bisa membeli langue de chat untuk oleh-oleh di Isetan di Kyoto Station, Takashimaya di area Shijo, dan Daimaru. Cha no Ka hanya dijual di Kyoto, jadi pastikan Travel Mates tidak lupa untuk membeli biskuit coklat matcha yang lezat ini.

5. Matcha Ice Cream


 

5. Matcha Ice Cream

Sumber:flickr

Kyoto sangat terkenal dengan produksi teh hijau atau yang juga dikenal dengan sebutan matcha. Selain dikonsumsi sebagai minuman teh, es krim matcha adalah salah satu cemilan manis yang wajib Travel Mates coba di Kyoto.

Tidak sulit untuk menemukan es krim matcha ini. Travel Mates dapat menemukan banyak es krim matcha dalam bentuk soft serve ice cream dan parfait dijual di berbagai kios, restoran, dan toko-toko kecil di area wisata. Travel Mates juga dapat dengan mudahnya menemukan cemilan ini di stasiun Kyoto.

6. Matcha Chocolate

Sumber: prtimes

Masih dengan cemilan manis yang terbuat dari bahan dasar matcha, coklat matcha yang diproduksi di Kyoto juga menjadi cemilan manis yang tidak boleh dilewatkan. Ada banyak sekali jenis matcha chocolate yang dapat Travel Mates temukan di toko oleh-oleh di Kyoto Station.

7. Kyo Baum

Sumber: sharing-kyoto

Bagi Travel Mates yang suka cemilan manis berbentuk kue maka Kyo Baum adalah cemilan manis yang harus dicoba.

Kyo Baum merupakan kue baumkuchen khas Jerman yang dipadukan dengan cita rasa Kyoto. Kue yang mirip dengan kue bolu Indonesia ini adalah salah satu oleh-oleh populer dari Kyoto. Keunikannya jelas saja karena matcha yang digunakan dicampur dengan susu kedelai, membuat Kyo Baum menjadi cemilan manis yang digemari para wanita Jepang.

Travel Mates juga bisa mengunjungi toko Kyo-Baum yang terletak di Gion-Kita. Toko ini menjual Kyo Baum terbuat dari uji matcha dan teh sencha. Apabila Travel Mates tidak memiliki banyak waktu luang, Kyo Baum juga dapat dibeli di berbagai toko oleh-oleh di Kyoto.

Semoga 7 macam cemilan manis khas Kyoto ini dapat membantu Travel Mates ketika akan berkunjung ke Kyoto. Segera cek HIS Travel Indonesia untuk promo travel ke Jepang dan rekomendasi hal-hal menarik yang dapat dilakukan di Jepang.

Sebarkan Artikel