Mengenal Istilah Misoshiru dari Jepang
01-07-2019
HIS Travel
Mengenal Istilah Misoshiru dari Jepang
Jepang
Sebarkan Artikel

Makan di restoran Jepang biasanya akan disuguhkan misoshiru, sup yang biasanya berisi rumput laut ini sangat populer di Jepang. Rasa dan bahan dasar sup yang beragam menyesuaikan dengan setiap daerahnya di Jepang. Namun, bagi orang Jepang, misoshiru memiliki rasa sesuai kampung halaman masing-masing.

Apa sebenarnya misoshiru? Ada berapa banyak jenis misoshiru di Jepang? Simak ulasan dari H.I.S. Travel Indonesia berikut ini!

 

Apa itu Misoshiru?

"Miso" merupakan nama bahan makanan yang terbuat dari kacang kedelai, beras maupun biji-bijian seperti gandum yang difermentasi dengan menambahkan garam dan ragi "koji".

Sejak zaman dahulu, misoshiru sering digunakan sebagai bahan makanan yang bisa diawetkan, cocok pada masa perang yang selalu kesulitan mendapatkan bahan makanan. Sama seperti natto dan kecap asin shoyu.

 

Rasa adonan misoshiru pada awalnya akan terasa asin jika dicicipi secara langsung. Namun, lama-kelamaan rasa manis dari biji-bijian juga dapat terasa di lidah. Saat ini, misoshiru banyak dijual di supermarket dengan kemasan gelas plastik sehingga bisa langsung disajikan dengan instan. Meskipun begitu, masih banyak juga keluarga yang membuat misoshiru sendiri di rumah. Semenjak masakan Jepang dikenal di seluruh dunia, makanan yang hanya disebut "miso" di luar Jepang ini juga dijual secara internasional.

 

Ada dua jenis miso berdasarkan bahan utamanya, yaitu miso beras, miso kedelai, dan miso gandum. Ada juga bahan-bahan yang digabungkan menjadi miso campuran. Jika dilihat berdasarkan rasa, miso dibedakan menjadi miso asin, miso manis, dan miso pedas. Ada juga yang berbeda warna karena perbedaan waktu fermentasi, seperti miso merah, miso bening, dan miso putih.

 

Misoshiru di Jepang memiliki ciri khas setiap daerahnya masing-masing. Yuk, kenali jenis-jenis misoshiru di seluruh Jepang!

 

1. Sanpeijiru

Misoshiru khas Hokkaido ini dikenal dengan nama "sanpeijiru". Di wilayah yang dingin, misoshiru memang banyak dicari karna bisa menghangatkan badan. Sanpeijiru mengandung ikan salmon, lobak, wortel, kentang, dan daun bawang. Rasa ikan salmon yang khas menjadi rasa unik tersendiri bagi penggemar misoshiru.

 

2. Kanijiru

Sesuai dengan namanya, "kani" berarti kepiting, Kanijiru merupakan misoshiru khas Prefektur Tottori yang memakai kepiting sebagai bahan dasarnya dan menghasilkan rasa seafood yang khas dan mewah.

 

3. Kasujiru

Sementara itu di Osaka, ada sup terkenal bernama "kasujiru" yang dibuat dari ampas sake Jepang yang direbus bersama misoshiru. Memang alkoholnya tidak terlalu terasa, tetapi aromanya khas minuman keras Jepang sehingga sangat direkomendasikan bagi yang menyukai rasa sake Jepang.

 

4. Furomuya, Misoshiru Khas Kanazawa

Di antara toko-toko yang menjual misoshiru instan, ada toko spesialis "fu" terkenal di Jepang yang bernama "Fumuroya". "Fu" adalah sejenis bahan makanan yang terbuat dari gluten. Kulit renyah yang terbuat dari "fu" tersebut digunakan untuk melapisi pasta miso dan bahan-bahan misoshiru. Kulit tersebut kemudian dibentuk menjadi berbagai bentuk unik, seperti kelopak bunga sakura, daun momiji, dan bunga plum dengan berbagai varian rasa. Secara rasa dan penampilan dijamin dapat dinikmati. Misoshiru instan ini tahan sampai 90 hari maka cocok untuk dijadikan oleh-oleh dari Jepang.

 

Nah, apakah kamu sudah lebih mengenal misoshiru, Travel Mates? Saat liburan ke Jepang, pastikan untuk membeli miso instan yang dijual di supermarket untuk oleh-oleh ya! Selalu rencanakan liburan ke Jepang bersama H.I.S. Travel Indonesia!

Sebarkan Artikel