Mengunjungi "Desa Rubah" di Prefektur Miyagi
13-09-2018
HIS Travel
Mengunjungi
City Travel
Sebarkan Artikel

Kitsune, atau yang biasa disebut rubah ini merupakan salah satu hewan yang sulit ditemui, karena habitatnya yang hidup di hutan, semak-semak atau di padang pasir. Namun ternyata kamu bisa melihat hewan ini dengan bebas di salah satu daerah di Jepang, lho.

Berada di Zao Kitsune Mura atau desa rubah, desa yang terletak di Prefektur Miyagi ini diisi lebih dari 100 ekor dan 6 jenis rubah. Agar rubah-rubah ini dapat hidup dengan nyaman seperti habitat aslinya dipilihlah area pegunungan ini. Beragam tempat seperti kuil rubah, hotel rubah, rumah rubah hingga rumah sakit rubah dibuat.

Keberadaan rubah memang tak bisa lepas dari  kehidupan masyarakat Jepang. Rubah merupakan hewan yang populer dan sering muncul dalam cerita rakyat, mitos maupun legenda di Jepang. Warga desa setempat juga percaya bahwa rubah-rubah tersebut merupakan utusan dari Dewa Inari. Bahkan, penduduk setempat khusus mendirikan patung rubah sebagai lambang penghormatan di Kuil Inari.

Untuk kamu yang ingin mengunjungi tempat ini, tidak perlu khawatir karena kawanan rubah di Zao Kitsune Mura ini jinak lho! Kamu juga bisa mencoba memberi mereka makan. Namun sebaiknya hindari memaksa mendekati mereka kecuali rubah-rubah tersebut yang mendekati kamu duluan ya.

image source : http://thegoodgaijin.com/blog/2015/06/14/getting-to-zao-kitsune-mura-zao-fox-village/

Cara menuju Zao Kitsune Mura cukup mudah. Untuk kamu yang berangkat dari Tokyo, kamu hanya perlu naik JR Tohoku Shinkansen menuju ke Stasiun Shiroshizao dengan perjalanan sekitar 1 jam 50 menit. Dari stasiun kamu bisa naik taxi atau shuttle bus untuk sampai ke Zao Kitsune Mura.

Biaya masuk ke Zao Kitsune Mura adalah 1,000 yen untuk pengunjung dewasa dan gratis untuk anak usia dibawah 12 tahun. Makanan untuk rubah juga disediakan dengan harga sekitar 100 - 200 yen per bungkus.

Nah, salah satu yang harus kamu perhatikan lagi adalah kapan waktu mengunjungi hewan yang lucu ini. Sangat disarankan untuk mengunjungi para rubah ini di musim dingin, dimana kamu bisa melihat rubah berkeliaran di dalam salju. Hamparan salju putih yang menutupi hutan dan rubah adalah suatu pemandangan yang tidak boleh kamu lewatkan.

 

Sebarkan Artikel