Pasar Grand Bazaar, Tempat Wajib Belanja di Turki
15-10-2015
HIS Travel
Pasar Grand Bazaar, Tempat Wajib Belanja di Turki
People & Culture
Sebarkan Artikel

Apabila berkunjung ke suatu tempat terutama ke luar negeri, tidak lengkap rasanya tanpa belanja oleh-oleh. Terlebih untuk kamu turis Indonesia. Turki merupakan salah satu tujuan wisata terfavorit di dunia karena tempat-tempatnya yang menarik. Selain karena wisata alamnya, Turki juga menjadi tempat destinasi wisata belanja dari berbagai turis di seluruh dunia karena pilihan barangnya yang unik dan khas. Turki juga bisa dikatakan sebagai pusatnya belanja di kawasan Eurasia.

Kalau kamu sedang berwisata ke Turki, beberapa benda khas bisa menjadi pilihan oleh-olehmu. Kamu bisa membawa pulang karpet khas Turki yang terkenal karena tenunannya yang indah. Selain itu, emas dan perak juga banyak dicari karena harganya yang tergolong murah. Atau kamu juga bisa membeli keramik tradisional Turki yang sangat indah dan masih dibuat secara manual.

Untuk mencari barang-barang di atas, kamu bisa pergi ke Grand Bazaar yang berada di Istanbul, Turki, yang merupakan pasar tertutup tertua di dunia. Grand Bazaar dibangun pada tahun 1455 oleh Sultan Mehmed II tak lama setelah penaklukan Constantinople.

Di dalam kompleks pasar tersebut terdapat sekitar 60 lorong yang menampung lebih dari 5000 toko dan kios, dengan jumlah pengunjung yang datang mencapai 400.000 orang per harinya yang datang dari berbagai negara. Grand Bazaar bagaikan surganya para wisatawan.

Lokasinya berada di kompleks Kota Tua Istanbul, tepatnya di distrik Fatih yang sangat dekat dari Masjid Biru dan Museum Hagya Sofia. Kamu hanya perlu berjalan kaki ke Grand Bazaar setelah menikmati arsitektur Masjid Biru yang megah dan kekayaan sejarah dua agama di Hagya Sofia. Pasar ini juga sangat mudah dijangkau dengan trem dari Beyazid. Dari Beyazid bisa kamu lanjutkan dengan berjalan kaki sekitar 15 menit.

Selain barang-barang yang telah disebutkan di atas, Grand Bazaar juga menyediakan barang-barang lainnya. Antara lain adalah; lukisan tangan, rempah-rempah, makanan, perlengkapan makan, hiasan rumah, kerajinan kulit, baju dan berbagai macam pernak-pernik dan souvenir.

Pasar ini buka dari pukul 09:00 hingga 19:00, kecuali hari Minggu dan hari besar, karena pasar ini tutup.

Sebelum masuk, pastikan kamu ingat di pintu gerbang mana yang kamu masuki ya. Karena di pasar ini terdapat 21 pintu gerbang dengan jalan berliku layaknya labirin. Tapi tidak perlu khawatir. Meskipun pasar ini sangat besar, pengunjung yang datang tidak kesulitan kok mencari barang yang diinginkan karena toko di Grand Bazaar sudah dikelompokkan sesuai dengan barang yang dijual. Namun meskipun kamu tersesat, hal itu akan menjadi hal yang menyenangkan. Kamu akan dapat menjelajahi ribuan toko yang menjual berbagai barang dan souvenir yang unik dengan harga yang beragam.

Sebaiknya kamu juga sudah menyiapkan daftar belanjaanmu ya sebelum ke Grand Bazaar. Kalau tidak kamu bisa lapar mata dan membeli terlalu banyak. Bersabarlah jika menemukan barang yang bagus. Siapa tahu kamu akan menemukan barang yang sama dengan harga yang lebih murah dan kualitas yang lebih bagus.

Meski di Grand Bazaar menyediakan berbagai macam barang, sebaiknya belilah barang yang benar-benar menjadi ciri khas budaya Turki.

Layaknya pasar di Indonesia, di pasar ini juga kamu harus pandai-pandai menawar ya. Jika memang ingin mendapatkan harga yang lebih rendah, sebaiknya datang saat akhir pekan karena akan ada banyak wisatawan yang datang. Penjual di sana biasanya akan memberikan harga yang relatif lebih mahal bila sepi pengunjung.

Kamu juga jangan cepat emosi ya ketika penjual di sana meninggikan suaranya jika kamu menawar terlalu rendah atau tidak jadi membeli.

Kalau kamu tidak ingin berbelanja juga tidak apa-apa. Kamu bisa menikmati arsitektur bangunannya yang dipenuhi ornamen klasik yang bertahan sejak zaman Ottoman.

Lelah berkeliling, kamu bisa beristirahat di kafe yang tersedia di hampir setiap sudut pasar. Yang harus kamu ingat adalah, jangan merokok di dalam pasar ya, karena merokok di Grand Bazaar itu dilarang.

H.I.S Tours & Travel memiliki 273 cabang di Jepang, yang siap memberikan pelayanan terbaik kepada kamu. Serahkan perjalanan ke Jepang kamu pada H.I.S!

https://his-travel.co.id

https://www.facebook.com/HISTravelIndonesia

Image source : http://www.boomsbeat.com/

Sebarkan Artikel