Rahasia Kebersihan di Jepang
03-11-2015
HIS Travel
Rahasia Kebersihan di Jepang
People & Culture
Sebarkan Artikel

Setelah mencoba berkenalan dan beradaptasi, baik dengan penduduk sekitar dan budaya Jepang, ada beberapa hal menarik yang mungkin patut diimplementasikan di Indonesia.

Pertama kali datang ke Jepang, hal yang mungkin akan membuatmu kaget adalah cara pembuangan sampahnya. Tidak hanya sampah basah dan sampah kering atau organik dan non-organik saja yang dibedakan di sini, tetapi banyak sekali pembedaan sampah dan kamu harus membuangnya di tempat yang sesuai.

Mungkin kamu akan jarang menemukan tempat sampah di tempat-tempat umum. Meskipun ada, tapi jarang sekali. Nah, kenapa Jepang bisa begitu bersih? Hal tersebut karena para warganya disiplin dalam membuang sampah. Ada beberapa poin yang harus diperhatikan dalam membuang sampah di Jepang.

Image source : https://quotidianwonders.files.wordpress.com/

1. Tidak Bisa Sembarangan Buang Sampah di Tempat Sampah

Lho? Kenapa kita tidak boleh membuang sampah di tempat sampah? Jangan aneh jika melihat tulisan “Sampah dari rumah, bawa kembali ke rumah” yang biasanya ada di taman-taman atau beberapa tempat umum di Jepang.

Jika kamu pergi untuk piknik ke suatu tempat atau taman di Jepang, sampah yang kamu bawa dari rumah harus dibuang kembali ke rumah. Peraturan ini membuat penduduk disiplin dan mengerti bahwa mereka harus membawa kembali sampah masing-masing jika asalnya dari rumah. Namun jika kamu membeli sesuatu di supermarket atau mini market dalam perjalanan dan ingin membuangnya di tempat sampah mini market tersebut atau di tempat sampag umum, maka tidak masalah.

2. Hari Pembuangan Sampah

Jika tinggal di pemukiman Jepang, kamu juga harus mengingat bahwa untuk membuang sampah-sampah tertentu, ada jadwal hari-harinya. Meskipun mungkin di beberapa tempat jadwalnya berbeda, secara struktural, pembagian hari untuk pembuangan sampag adalah sama. Contohnya, setiap hari Senin adalah hari untuk membuang sampah barang-barang yang dapat terbakar seperti kertas, kayu, daun-daunan dan segala hal yang dapat terbakar habis.

Image source : http://i1.wp.com/jpninfo.com/

Tradisi membuang sampah dengan membeda-bedakan serta memisah-misahkan menurut bentuk, ukuran dan hari, menurut orang Jepang sendiri sudah berlangsung sejak zaman Edo. Sehingga tradisi ini sudah lama mendarah daging, berkembang dan dipakai hingga saat ini.

Image source : http://www.city.himi.toyama.jp/

3. Kategori Sampah

Sampah rumah pun ada peraturannya sendiri. Di Jepang, sampah rumah di kategorikan menjadi beberapa bagian kurang lebih sebagai berikut:

>燃えるごみ (moerugomi) – Sampah mudah terbakar: makanan, kertas, dll.

>燃えないごみ(moenaigomi) – Sampah sukar terurai: plastik.

>乾電池 (kandenchi) – Baterai.

>スプレー缶 (supurēkan) – Kaleng semprot: parfum kalengan, cat kaleng, dll.

> プラスチック製容器包装 (purasuchikkuseiyōkihōsō) – Tempat berbahan plastik (bisa di recycle).

> 缶、びん·ペットボトル (kan, bin· pettobotoru) – Kaleng minum, botol, PET /botol plastik.

> 小さな金属製 (chīsanakinzoku-sei) – Kaleng kecil seperti kaleng kornet, tuna, dll.

> 古紙 (koshi) Kertas bekas: majalah, koran, kartonsusu, dll.

> 古着 (furugi) Pakaian bekas.

> 粗大ごみ (sodaigomi) Sampah besar: lemari, meja, mesin cuci, dll.

Kamu akan diminta memasukkan sampah-sampah tersebut sesuai kategorinya dalam plastik dengan warna tertentu yang sudah ditetapkan pemerintah setempat.

Image source : http://www.japanpackage.com.au/

Nah, bagi kamu yang akan tinggal di Jepang, baru sampai di Jepang atau punya cita-cita untuk tinggal di sini, pemilahan sampah itu mudah jika sudah terbiasa. Jika masih bingung atau tidak mendapatkan keterangan yang jelas mengenai jadwal buang sampah dan kategori-kategori sampah, jangan khawatir. Biasanya tiap kota memiliki websitenya masing-masing, dan di dalam website tersebut, kamu bisa menemukan bagaimana cara memisahkan sampah dan jadwal hari pembuangan sampahnya.

H.I.S Tours & Travel memiliki 273 cabang di Jepang, yang siap memberikan pelayanan terbaik kepada kamu. Serahkan perjalanan ke Jepang kamu pada H.I.S!

https://his-travel.co.id/

https://www.facebook.com/HISTravelIndonesia

Image source : http://kabihone.seesaa.net/

Sebarkan Artikel