Rute Wisata Anti Mainstream di Tokyo
03-09-2018
HIS Travel
Rute Wisata Anti Mainstream di Tokyo
City Travel
Sebarkan Artikel

Tokyo, salah satu kota yang paling sibuk di Jepang, bahkan di dunia. Wisata di kota ini sebenarnya tak melulu tentang pemandangan khas urban, tapi Travel Mates juga bisa menemukan wisata anti mainstream.

Jauh dari hiruk-pikuk para pekerja dan gedung-gedung pencakar langit, Tokyo menyimpan sisi lain yang bisa kamu kunjungi. Berikut rute wisata anti mainstream untuk Travel Mates yang masih bingung ingin kemana saja setibanya di Tokyo.

1. Kawasan Shimokitazawa, Pusatnya Industri Indie


Sumber gambar: https://itsyourjapan.com
Mungkin selama ini yang kita tau Tokyo hanya terkenal dengan keramaian manusia, gedung pencakar langit, dan outlet merek ternama. Kalau Travel Mates ingin merasakan sisi lain dari kota Tokyo, cobalah ke kawasan Shimokitazawa ini. Kawasan yang berada di distrik Setagaya, Tokyo, Jepang ini Travel Mates bisa menggunakan kereta Odakyu Railway atau Keio Line.
Di sini kamu akan menemukan banyak produk-produk industri indie. Seperti coffee shop kecil, bar dengan live musik dari musisi indie lokal Jepang, dan distro yang dipenuhi kaos atau merchandise band-band indie.
Jadi kalau Travel Mates adalah penggemar sesuatu hal yang tidak pasaran atau anti mainstream, tempat ini akan menjadi pilihan yang tepat untuk kamu kunjungi saat berlibur di Tokyo.

2. Restoran Sengoku Buyuden

Sumber gambar: https://artforia.com
Jika di atas Travel Mates sudah diajak untuk ke kawasan indienya Jepang, sekarang H.I.S akan mengajak kamu bertualang kembali ke masa negara perang Jepang "Sengoku" (1467-1603) dengan mengunjungi restoran Izakaya yang bertema sejarah ini. Di restoran ini Travel Mates akan merasakan kehidupan sehari-hari di masa Sengoku. Ketika Jepang berada dalam situasi pergolakan politik dan perang saudara di masa itu.
Restoran tempat makan ini dipenuhi dengan dekorasi replika baju besi dan bendera perang di masa Sengoku. Untuk menunya sendiri juga mengikuti menu di masa peperangan tersebut. Bahkan saat menyantap makanan di restoran ini, kamu akan dilayani seperti bak seorang panglima perang samurai, lho. Tertarik mencobanya, Travel Mates?

3. Koenji, Live Music dan Hotel Konsep Art Hub

Sumber gambar: https://tokyobyfood.com
Sayang rasanya kalau Travel Mates ke Tokyo tidak sempat mengunjungi Koenji. Kawasan anti mainstream satu ini dikenal dengan surganya toko penjual pakaian bekas vintage dan konsep hotel dengan gaya art hub. Tempat ini memiliki persamaan dengan kawasana Shimokitazawa, yaitu sering dijadikan hot spot bagi musisi indie Jepang untuk pentas di sana. Namun yang membedakan tempat ini adalah live music di Koenji biasanya terletak di basement hotel.

4. Howl's moving castle clock

Sumber gambar: https://www.flickr.com
Kalau Travel Mates penggemar berat film-film Studio Ghibli, jangan lewatkan tempat yang satu ini. Ya, Jam Ghibli! Tidak jauh dari Stasiun Shiodome dan Shimbashi, di sana kamu akan langsung menemukan jam raksasa Ghibli yang dibuat langsung oleh Hayao Miyazaki. Dengan tinggi 10 meter dan lebar 18 meter, jam Ghibli ini diberi nama 'Nittele Oodokei'.
Walau hanya sebuah jam raksasa, namun tempat ini akan memberi kamu kesan yang mendalam, khususnya bagi pecinta film Ghibli 'Howl's Moving Castle'. Karena jam ini dibuat bersamaan dengan pembuatan film tersebut. Dan setiap inci dari jam ini dibuat sama persis dengan properti yang ada di dalam film tersebut. Kalau kamu menunggu sebuah pertunjukan dari jam ini, datanglah pada jam 12 malam, 10 pagi, 3 sore, 6 sore, dan 8 malam. Karena pada jam-jam tersebutlah jam ini akan memberi pertunjukan seperti musik dan karakter film Howl's Moving Castle.

5. Kuil Gotokuji, Sebuah kisah Kaisar Hakone dan Kucing Penyelamat

Sumber gambar: https://tofugu.com
Travel Mates sering melihat patung kucing dengan tangan kanannya seperti melambai? Kalau kamu ingin tau kisah dibalik patung kucing tersebut, kamu bisa mengunjungi kuil yang satu ini. Kisah ini berawal dari seorang Kaisar dari Hakone yang menghentikan langkahnya karena Ia menjumpai seekor kucing yang menawarinya untuk singgah ke sebuah kuil. Walaupun kaisar tersebut dalam perjalanan menuju Edot (Tokyo), Ia tetap menyambut tawaran tersebut. Tanpa Ia duga, permintaan seekor kucing tersebut membawa keberuntungan baginya. Karena tiba-tiba saja datang hujan badai disertai petir. Beruntung Kaisar Hakone mengikuti tawaran kucing tersebut untuk menepi dan berlindung di kuil selama hujan petir berlangsung. 
Sejak kejadian tersebutlah Travel Mates, Kaisar Hakone langsung memberi penghargaan tertinggi kepada kucing. Ia pun langsung membangun kuil dan patung khusus untuk si kucing tersebut dan dinamai dengan Kuil Gotokuji.

Itu dia 5 rute anti mainstream Tokyo yang bisa kamu kunjungi. Kalau kamu masih berpikir tiket ke Jepang bisa bikin kamu jebol, Travel Mates tak perlu khawatir. Karena H.I.S sebentar lagi akan mengadakan Cool Japan Travel Fair 2018 yang menawarkan jaminan harga tiket pesawat termurah untuk destinasi Jepang dan juga pilihan paket tour ke Jepang. Untuk lebih lengkapnya Travel Mates bisa langsung ke sini ya.

Sebarkan Artikel