Sepenggal Kisah Yu Garden
02-05-2019
HIS Travel
Sepenggal Kisah Yu Garden
People & Culture
Sebarkan Artikel

Shanghai, terkenal dengan pusat kota yang sangat modern saat ini. Walaupun begitu, warisan budaya di masa lalu tidak dilupakan atau tertelan oleh waktu begitu saja. Dari sekian banyak bangunan pencakar langit, ada sebuah taman bersejarah dan terawat, yang bernama Yu Garden.


Yu Garden atau yang kadang juga dikenal dengan nama Yuyuan Garden ini adalah sebuah taman kuno yang berdiri langsung di atas jantung kota Shanghai. Taman yang memiliki luas 20.000 meter persegi ini memiliki bangunan bernuansa oriental, dengan bentuk atap melengkung ke atas dan membentuk sudut runcing. Warna merah dan emas sangat mendominasi di setiap bangunan-bangunan Yu Garden. 


Dengan keunikan arsitektur dan desain tersebut, tidak heran Taman Yu Garden ini pernah mendapatkan gelar sebagai taman terbaik di daerah selatan daerah Tiongkok. Karena selain didukung nilai sejarah dan desainnya, tentu saja bangunan taman Yu Garden menjadi sangat unik karena bisa berdiri kokoh di tengah hiruk pikuk gedung-gedung futuristis Kota Shanghai. 


Mencoba kembali ke masa pembangunannya, Yu Garden ini dibangun oleh seorang gubuernur di jaman dinasi Ming yang bernama Pan Yunduan di tahun 1577. Pada awalnya niat Pan Yunduan adalah ingin menyediakan tempat yang nyaman dan tenang untuk ayahnya menghabiskan masa tua. Maka ia pun akhirnya membangun sebuah tempat yang kemudian dikenal sebagai Taman Yu Garden. Tidak sebentar Travel Mates, taman ini menghabiskan waktu 20 tahun di masa pembangunannya. Karena terlalu lama proses pembangunannya, ayah Pan Yunduan terlebih dahulu meninggal dunia. Akhirnya taman ini pun sifatnya hanya untuk pribadi pada saat ini. Namun setelah turun menurun, akhirnya taman Yu Garden ini tidak lagi bersifat pribadi setelah dibeli langsung oleh para saudagar kaya di jaman dinasi Qing.
Tidak lengkap rasanya jika hanya membahas sejarah taman Yu Garden tanpa menyinggung bangunan-bangunan yang menjadi area utama untuk para pengunjungnya. Ada apa saja ya? Penasaran, Travel Mates? Yuk langsung simak di bawah ini!


The Inner Garden

 

Travel Mates, pada awalnya tempat ini tidak menjadi bagian Yu Garden, karena merupakan bangunan terpisah pada masa awal pembangunannya. Setelah masa pembangunannya selesai di tahun 1956, lokasi ini akhirnya resmi menjadi bagian Yu Garden, dan lokasinya berada langsung di sebelah selatan dari taman. Di area ini Travel Mates akan dimanjakan dengan kolam yang cantik dan dihiasi banyak jenis bunga yang tersusun rapih. Selain itu banyak ikan-ikan yang memang sengaja dipelihara di kolam ini. Dengan pemandangan seperti ini pastinya tidak akan membuat mata kita lelah menyaksikannya. Betul, Travel Mates?


The Grand Rockery

 


Ketika Travel Mates pertama kali masuk dan menginjakkan kaki di pintu utama Yu Garden ini, kamu akan disambut langsung oleh sebuah batu yang dikenal dengan nama The Grand Rockery. Batu ini memiliki ketinggian sampai 14 meter, lho. Bahkan disebut juga sebagai batu tertua dan tertinggi di area Sungai Yangtze. Sebanyak 2000 batu kuning langka yang dibuat oleh Zhang Nanyan sebagai seorang pemahat batu ternama di masa awal pembangunannya, tersusun rapih untuk membuat para pengunjung kagum.

Dragon Walls


Ketika Travel Mates mengunjungi Yu Garden, jangan heran jika selalu menemukan tembok dengan bentuk naga. Karena hampir seluruh area di Yu Garden memang sengaja dipisahkan oleh Dragon Walls ini. Dengan sebuah ukiran kepala naga dengan tubuh meliuk berwarna abu-abu ini memiliki cerita sendiri. Masyarakat Shanghai sejak dulu percaya cerita mengenai kaki naga yang hanya berjumlah 3. Karena naga adalah simbol dari kekaisaran dan yang boleh menggunakan ukiran naga dengan berkaki 5 secara lengkap hanya kaisar, maka pembangunan Yu Garden hanya boleh menggunakan naga berkaki 3 dari masa awal pembangunannya.

Yuhua Hall


Bangunan dan tempat yang satu ini adalah area yang paling favorit dan terkenal untuk para wisatawan seperti Travel Mates. Karena terdapat Exquisite Jade Rack, yaitu batu yang bentuknya seperti sarang lebah. Pada awalnya batu ini diceritakan dibeli oleh seorang kaisar Huizong di perairan Tai Hu yang mana daerah tersebut terkenal dengan batu unik yang terkikis secara alami oleh air. Selain tersekikis secara alami, batu yang berada di area Yuhua Hall ini juga mengeluarkan air dari segala penjuru lubang ketika disirami air. 


Itu dia beberapa area yang bisa Travel Mates kunjungi ketika berada di Yu Garden. Selain area yang indah, kamu juga tidak perlu khawatir kesulitan membeli makanan ringan atau oleh-oleh di Yu Garden. Sebab, banyak ratusan pedagang yang memadati area ini. Untuk mengunjungi Yu Garden sendiri, kamu harus merogoh kocek sebesar 40 yuan atau setara dengan Rp90.852. Tertarik mengunjungi tempat ini, Travel Mates?

Sebarkan Artikel