Tahun Baru Bersama Para Monster di Namahage Festival Akita
17-10-2018
HIS Travel
Tahun Baru Bersama Para Monster di Namahage Festival Akita
People & Culture
Sebarkan Artikel

Di malam tahun baru banyak tempat yang membuat perayaan dan pesta meriah dilakukan untuk menyambut malam pergantian tahun. Salah satunya adalah negara Jepang yang berbondong-bondong datang ke pusat keramaian dan menikmati pesta kembang api ketika detik-detik tahun baru. Ditambah lagi Jepang yang disebut sebagai negeri matahari terbit akan menjadi negara pertama yang merayakan tahun baru.
Tapi tahun baru tidak melulu soal pesta kembang api saja lho, Travel Mates. Karena ada banyak banget tradisi untuk merayakan pergantian tahun ini. Salah satunya adalah Oga City, Prefektur Akita, yang merayakan malam tahun baru dengan festival yang unik. Acara yang diturunkan dari zaman kuno ini biasa disebut Namahage Festival Akita. 


Namahage sendiri adalah nama Dewa yang aneh menyerupai setan, yang dikenal sebagi oni. Dan di malam tahun baru, kelompok 2 atau 3 pemuda desa akan menyamar sebagai Dewa Namahage, memakai jas hujan jerami, band pinggang, mengenakan topeng besar, memegang pisau kayu dan ember. Selanjutnya para pemuda tersebut akan mencari anak-anak yang nakal, malas mengerjakan pekerjaan rumah, dan tidak memakan sayur-sayuran. Kalau Travel Mates adalah salah satu orang yang termasuk di atas, hati-hati ya kalau ke festival ini. Karena Namahage akan datang menjemputmu!


Namun saat ini Namahage tidak hanya akan berkeliling mencari orang-orang yang berperilaku tidak baik di malam tahun baru saja. Namun selama periode Tahun Baru mereka akan terus berkeliling untuk mencari anak yang nakal dan malas. Kalau kamu beruntung, Namahage biasa dibuat dalam kelompok kecil dan mengunjungi rumah sambil berteriak:
"Ada anak yang tidak patuh kepada orang tua di sini?" 
atau 
"Ada anak nakal di sini?"
Saat mereka berteriak, Namahage akan melambai-lambaikan pisau palsu yang mereka pegang, dan membuat banyak anak ketakutan dan lari ke orang tua masing-masing. 
Tradisi memang sengaja dibuat turun menurun dan terlihat sangat serius, namun Namahage untuk mengajarkan anak-anak untuk membantu rumah, berperilaku baik, dan patuh kepada orang tua. Namun  peran Namahage juga tidak hanya untuk anak-anak sebenarnya, Travel Mates. Karena tradisi ini juga untuk mengajarkan sekaligus untuk menegur secara halus kepada orang-orang dewasa yang mala dan membuat mereka mengakui kemalasan mereka. Misalnya seperti malas membuang sampah, atau tidak belajar keras untuk ujian. Setelah semua orang telah merenung dan menyesali tentang tahun lalu, selanjutnya masyarakat akan menawarkan makanan dan minuman Namahage untuk meminta pengampunan, menjauhkan diri dari siar, dan untuk mengusirnya.

Namahage Festival Akita secara langsung pasti akan membuat malam tahun baru yang berkesan dan tidak akan Travel Mates mudah lupakan. Tentunya festival seperti akan membantu menjadi pribadi yang lebih baik, belajar lebih giat, dan fokus dalam segala hal. Namun kalau kamu belum beruntung menyaksikan langsung festival ini di periode tahun baru, kamu juga bisa mengunjungi Museum Namahage di Kota Oga kapan saja sepanjang tahun. Dan di museum ini kamu akan tau lebih jauh sejarah Namahage dan mengapa mereka berdua selalu disambut, dan ditakuti setiap tahunnya. 

Itu dia Tahun Baru bersama para Monster di Namahage Festival Akita. Perayaan tahun baru bisa bermacam-macam ya, Travel Mates. Kalau kamu masih ingat perayaan Tahun Baru kemarin dan resolusinya, nggak? Yuk saatnya wujudkan resolusi kamu yang tertunda dengan wujudkan impian liburan musim dingin di Jepang bersama H.I.S gratis!

Caranya adalah ikutan #FreeAndEasy Photo Competition yang diadakan mulai dari 5 Oktober-5 Desember 2018 dengan cara bagikan foto dengan tema Musim Dingin di Jepang, tulis aktivitas apa saja yang ingin kamu rasakan selama musim dingin di Jepang. Dapatkan hadiah 2 Paket Liburan ke Jepang untuk 2 pemenang utama dan Travel Kit untuk 10 peserta favorit. Untuk info lebih lengkapnya kamu langsung cek di sini ya, Travel Mates. Ganbatte!

Sebarkan Artikel