Tips Wisata di Jepang Untuk Pemula
13-08-2018
HIS Travel
Tips Wisata di Jepang Untuk Pemula
Tips
Sebarkan Artikel

Jepang, memang punya pesona yang unik di mata para wisatawan. Negara ini bukan hanya memiliki nuansa tradisionalnya yang masih sangat kental, tapi juga terkenal dengan tingkat kemajuan teknologinya yang terdepan.
Untuk Travel Mates yang sedang berencana untuk traveling ke Jepang, saat ini Indonesia sangat dimudahkan untuk pergi ke sana. Karena negeri "Matahari terbit" ini makin membuka diri kepada wisatawan Indonesia, bahkan mem beri bebas visa dengan syarat registrasi pra keberangkatan untuk WNI pemegang e-paspor, loh.
Lalu, apa saja yang harus dipersiapkan untuk wisata di Jepang bagi pemula? Yuk simak di bawah ini!

1. Install Mobile App Yang Membantu Selama di Jepang

Orang Jepang sama seperti halnya di Korea, jarang menemukan orang yang bisa berbicara Bahasa Inggris di Jepang. Namun beberapa kota-kota seperti Tokyo, Kyoto, dan Osaka lebih "ramah" alias memiliki banyak tanda dan petugas yang menggunakan Bahasa Inggris. 
Namun, jika tujuanmu selain ketiga tempat itu, kemungkinan besar Travel Mates harus bergantung pada bahasa tubuh untuk berkomunikasi dengan orang-orang sekitar. Sedia payung sebelum hujan, kata pepatah. Jika kamu ingin merasa aman dan nyaman selama di Jepang, baiknya kamu menginstall Google Translate terlebih dahulu, dan aplikasi lainnya yang akan mendukung kamu di sana. Seperti Hyperdia App untuk menolong Kamu dalam mencari informasi kereta, rute terpendek, tarif komuter, peta, hingga waktu keberangkatan. Nggak mau kan Kamu sakit kepala akibat harus memasukkan nama Stasiun Kereta dalam Bahasa Jepang yang memakan waktu?

2. Mencari Tau Kebiasaan Orang Jepang

Culture Shock sering terjadi bagi wisatawan ke negara yang sama sekali tidak mirip dengan negara tempat tinggalnya. Sebelum Kamu pergi ke Jepang, hal yang pertama kamu bisa cari tau adalah tentang mempelajari kebiasaan orang Jepang. Orang-orang Jepang sangat mematuhi dan menghormati peratur yang ada. Seperti mengantri dengan rapi dan tidak memotong antrian, tidak menyeberang jalan saat lampu merah, hingga membuang sampah pada tempat yang seharusnya.
Sebelum ke Jepang, biasakan untuk melatih disiplin sehingga Kamu sama sekali tidak merasa canggung saat di Jepang. Meski kelihatan sepele, hal-hal tersebut bisa membuat Kamu tidak sabar karena tidak terbiasa melakukannya. 
Hal ini juga berkaitan dengan trasnportasi umum di sana. Jika kamu melihat jadwal di tiket bus, subway, atau kereta ekspress shinkansen tertulis keberangkatan pukul 10.00, artinya transportasi tersebut benar-benar akan berangkat pada waktu yang tertera.

3. Memilih Waktu Berkunjung ke Jepang

Semua orang pastinya selalu menginginkan punya momen yang bagus ketika mengunjungi tempat yang belum pernah di datangi. Jika Kamu bingung, musim gugur atau musim semi menjadi waktu yang paling banyak dicari oleh turis, karena di dua musim ini selain memiliki pemandangan yang indah juga tidak begitu dingin atau panas - Pas dengan orang-orang yang terbiasa tinggal di iklim tropis seperti Indonesia. 
Jika Kamu memang sudah merencanakan untuk pergi di musim semi, Kamu bisa menyaksikan keindahan saat bunga sakura mekar. Bahkan tidak perlu jauh-jauh ke desa-desa Jepang. Karena di kota-kota besar seperti Tokyo, Kyoto, dan Osaka sepanjang jalannya akan dipenuhi dengan bunga sakura.
Namun buat kamu yang ingin sekali merasakan salju, disarankan untuk berkunjung di musim dingin. Kamu bisa mencoba untuk bermain ski atau snowboarding di daerah Hokkaido atau Honshu untuk memiliki momen yang berkesan pastinya. 

4. Sewa Pocket Wi-Fi

Traveling ke tempat yang indah rasanya kurang lengkap kalau belum update di sosial media. Setuju? Tidak seperti di Indonesia, di Jepang sulit menemukan akses Wi-Fi yang terbuka untuk publik. Dengan menyewa pocket Wi-Fi selama Kamu di Jepang tentunya akan sangat membantu pastinya.
Sebelum kamu repot-repot mencari pocket Wi-Fi ketika sampai di Jepang, H.I.S. Travel Indonesia menyediakan jasa penyewaan Pocket Wi-Fi dengan harga terjangkau dan mudah digunakan. Caranya, tinggal pesan di website H.I.S Travel Indonesia 2 hari sebelum kamu berangkat ke Jepang. Sesampainya di Jepang Wi-Fi dapat segera digunakan setelah turun dari pesawat. Prosedur yang lebih mudah dibandingkan menyewa Wi-Fi di Airport Jepang/Online.
Dari 4 tips jitu di atas, setidaknya Kamu sudah tau kan sekarang apa saja yang harus dipersiapkan sebelum berangkat ke Jepang? Yuk rencanakan liburanmu mulai dari sekarang!

Sebarkan Artikel