Yamate Tempat Bersejarah di Yokohama yang Menarik untuk Dikunjungi
27-01-2020
HIS Travel
Yamate Tempat Bersejarah di Yokohama yang Menarik untuk Dikunjungi
Jepang
Sebarkan Artikel

Yokohama yang berada di perfektur Kanagawa adalah kota dengan beragam pilihan lokasi yang dapat dikunjungi di musim apapun. Kota ini Terkenal sebagai kota pelabuhan dan ramai dikunjungi wisatawan Jepang maupun internasional yang ingin menikmati indahnya pemandangan di area Minato Mirai.

Beberapa tempat di Yokohama yang biasanya ramai dikunjungi oleh para wisatawan adalah gedung bekas gudang yang dikenal dengan nama Akarenga Soko, museum Nissin cup noodles, museum ramen, dan Yamashita Park yang terkenal sebagai tempat untuk menikmati indahnya bunga sakura ketika musim semi dan pohon ginko ketika musim gugur.

 

Akan tetapi, apabila kamu adalah tipe wisatawan yang ingin menjelajah lebih jauh dan senang mengunjungi tempat-tempat bersejarah yang menarik maka salah satu tempat yang wajib kamu kunjungi di Yokohama adalah Yamate Area.

 

Apa itu Yamate Area?

Salah satu rumah yang ada di Yamate Area (foto milik penulis)

Seperti yang sudah disebutkan di atas, Yokohama merupakan kota pelabuhan yang terletak di perfektur Kanagawa. Sebagai kota pelabuhan, Yokohama memiliki sejarah sebagai salah satu kota di Jepang yang pertama didatangi oleh orang asing ketika Jepang membuka diri di jaman Edo.

Para orang asing yang datang ke Yokohama pada saat itu kemudian menetap dan membuat pemukiman di Yamate, khususnya para diplomat dan pengusaha yang datang ke Jepang pada masa itu.

Oleh sebab itu, ketika mengunjungi Yamate area, kamu akan melihat banyak bangunan lama bergaya Eropa. Bangunan-bangunan bergaya Eropa tersebut merupakan bangunan yang dulu berfungsi sebagai rumah atau tempat kerja para diplomat dan pengusaha asing yang datang ke Jepang di jaman Edo. Hal ini membuat suasana Yamate area sangat berbeda dengan area-area lain di Jepang.

Menariknya, bangunan tersebut tidak hanya untuk dilihat tetapi kamu juga boleh masuk ke bangunan untuk melihat seperti apa sih kehidupan para orang Inggris atau Amerika yang dulu datang ke Yokohama.

 

Apakah ada peraturan khusus untuk masuk ke rumah-rumah yang ada di Yamate?

Sumber: commons.wikimedia

1. Tidak boleh menyentuh barang-barang yang dipajang.

Rumah-rumah dan bangunan yang ada di Yamate berfungsi sebagai museum. Seperti museum pada umumnya, pengunjung tidak diperbolehkan menyentuh barang-barang yang dipajang. Tetapi, ada juga area-area di dalam rumah yang boleh disentuh oleh pengunjung, jadi baca baik-baik petunjuk-petunjuk yang ada di dalam rumah.

2. Harus melepas alas ketika masuk ke dalam rumah

Peraturan lainnya yang harus diperhatikan adalah pengunjung harus melepas alas kaki ketika memasuki beberapa rumah. Hal ini bertujuan untuk menjaga kebersihan lantai rumah-rumah di Yamate. Setelah melepas sepatu, disediakan slipper atau sendal untuk dalam ruangan yang dapat digunakan oleh pengunjung.

Bagi orang Jepang, hal ini juga merupakan hal yang biasa karena orang Jepang selalu melepas alas kaki ketika masuk rumah mereka. Lantai rumah Jepang yang berbahan kayu sangat mudah rusak dan kotor.

Tidak perlu khawatir apabila kamu tidak bisa berbahasa Jepang. Semua petunjuk dan tata cara mengunjungi rumah-rumah yang ada di Yamate diterjemahkan ke dalam Bahasa Inggris. Beberapa staff yang ada di sana pun bisa Bahasa Inggris. Hal ini tentu memudahkan banyak wisatawan yang datang ke Yamate.

 

Berapa harga tiket masuk ke Yamate?

Gratis.

Kamu tidak perlu mengeluarkan uang sepeser pun untuk menjelajah Yamate. Semua area, rumah, dan bangunan yang ada di Yamate area tidak memiliki entrance fee.

Hanya ada 3 tempat di Yamate yang menerapkan uang masuk yaitu Yamate Museum, Iwasaki Museum, dan Osaragi Jiro Museum. Selain ketiga tempat itu, kamu bebas masuk ke rumah-rumah yang ada di Yamate area.

 

Minato Mieru Park

Setelah berkeliling dan memasuki rumah-rumah yang ada di Yamate Area, wisatawan Jepang biasanya beristirahat di Minato Mieru Park yang terletak sangat dengan stasiun Motomachi-Chukagai. Nama taman ini memiliki berarti ‘taman melihat pelabuhan’ karena pengunjung benar-benar dapat melihat pelabuhan dari taman ini.

 

Akses ke Yamate Area

Yamate area terletak sangat dekat dengan Yokohama Chinatown. Stasiun terdekat Yamate area adalah stasiun Motomachi-Chukagai dan stasiun Ishikawacho.

Stasiun Motomachi-Chukagai dapat dicapai dengan waktu tempuh kurang lebih 25 menit dengan menggunakan kereta Toyoko-Line express atau rapid dari stasiun Shibuya. Dari stasiun Shinjuku Sanchome, membutuhkan waktu sekitar 35 menit dengan menggunakan kereta express atau rapid.

Apabila kamu sedang berada di Minato Mirai, bus Akaikutsu yang berawal di Minato Mirai juga berhenti di area utara Yamate Area. Dari sana, kamu bisa berjalan sambil mengunjungi rumah-rumah yang ada di Yamate Area satu persatu.

Musim apa yang cocok untuk mengunjungi Yamate?

Yamate Area cocok dikunjungi di musim apapun. Tetapi tentu saja, musim dingin mungkin kurang cocok untuk mengunjungi Yamate karena Yokohama adalah area pelabuhan yang cenderung berangin dan lebih dingin ketika musim dingin.

Pastikan untuk memilih waktu yang tepat sesuai dengan destinasi yang ingin dikunjungi. Jangan lupa sesuaikan dengan budget dan kondisi musimnya juga. Ada banyak hal-hal menarik lainnya di seluruh Jepang yang bisa kamu cari tahu di H.I.S. Travel Indonesia. Selain informasi-informasi tentang Jepang bisa kamu dapat kan dengan mudah, tiket ke Jepang murah dan tour-tour dengan harga terjangkau lainnya bisa kamu temukan!

 

Sebarkan Artikel